BELUMADAJUDUL.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menemukan
sebanyak 683 situsweb pemerintahan dan lembaga pendidikan yang disusupi konten
bermuatan judi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 461 situsweb berdomain .go.id dan 222 situsweb
berdomain .ac.id terkena dampak. Kementerian melakukan pelacakan terhadap
situsweb-situsweb yang terpengaruh antara 1 Januari 2022 hingga 13 Februari
2023.
Temuan terbanyak pada Januari 2023 yakni sebanyak 268 situsweb pemerintahan
dan 152 situs lembaga pendidikan.
"Kami telah mengubungi kontak pengelola domain yang tersusupi konten perjudian
dan melakukan penonaktifan sementara nama domain yang disalahgunakan," kata
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan,
dalam keterangan tertulisnya, Senin (13 Februari 2023).
Semuel mengatakan penonaktifan sementara terhadap domain-domain yang mengalami
masalah tersebut sudah sesuai dengan Permenkominfo Nomor 15 Tahun 2015 dan
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.
"Kami mengingatkan kepada berbagai kementerian dan lembaga nasional maupun
daerah untu bertanggung jawab terhadap pengoperasian situsweb yang dikelola,"
kata Dirjen.
Semuel juga menambahkan, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Badan
Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Pengelola Nama Domain Internet Indonesia
(PANDI) untuk menangani penyalahgunaan domain.
Menurut dia, penyebab kerentanan situsweb pemerintah (.go.id) disusupi konten
perjudian, selain faktor kurangnya pemahaman keamanan siber juga banyak domain
yang sudah tidak aktif digunakan oleh instansi pemerintah.
Ia pun menyarankan pengelola domain .go.id untuk melakukan migrasi situsweb ke
Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) yang dapat diakses melalui
pdn.layanan.go.id.
"Kami mendorong seluruh stakeholder pengelolaan situs pemerintah untuk
bersinergi, baik dari segi keamanan, efisiensi, maupun tata kelolanya,”
ujarnya.[]
Sumber :
Tag :

Post a Comment for "Situsweb Pemerintahan Disusupi Judi Online, Dirjen Aptika Sebut Pengelola Web Kurang Paham Keamanan Siber"