Tiongkok terus membangun kekuatan militernya. Negeri tirai bambu ini tengah
membangun kapal induk tanpa awak yang bisa dikendalikan dengan menggunakan
remote dan mampu melakukan navigasi secara mandiri di perairan terbuka.
Southern Marine Science and Engineering Guangdong Laboratory (SMSEGL) yang
mengembangkan kapal induk drone bernama Zhu Hai Yun tersebut mengklaim sebagai
kapal induk nirawak pertama di dunia.
Kapal tersebut mulai memasuki galangan kapal di Pelabuhan Gaolan, Kota Zhuhai,
Provinsi Guangdong, pada Kamis (12/1).
Selanjutnya akan menjalani proses konstruksi selama 1,5 tahun, demikian media
setempat, Jumat.
Pihak pengembang menyatakan bahwa rancangan dan konstruksi Zhu Hai Yun
mengikuti prinsip-prinsip kecerdasan artifisial yang ramah lingkungan,
dukungan sains dalam sistem nirawak, dan futuristik.
Sistem penggerak, propulsi, teknologi artifisial, dan sistem-sistem pendukung
lainnya dikembangkan secara mandiri oleh tim peneliti dari Tiongkok.
“Zhu Hai Yun nantinya akan menjadi kapal laut tanpa awak pertama yang diuji
secara profesional,” kata Direktur SMSEGL Chen Dake.
Uji coba tersebut bertujuan untuk mengetahui kinerja navigasi otonom kapal
nirawak tersebut.
Menurut Chen, kapal tersebut akan bernavigasi secara mandiri selama 12 jam
nonstop dalam menghadapi berbagai rintangan dan membuat perencanaan jalur yang
akan dilalui.
Kapal cerdas nirawak yang panjangnya 88,5 meter dan berbobot 2.100 ton
tersebut dirancang mampu berlayar dengan kecepatan maksimum 18 knot.
Kapal tersebut memiliki dek belakang yang besar agar bisa mengangkut berbagai
instrumen observasi udara, laut, dan kapal selam nirawak itu dapat melakukan
tugas-tugas survei kelautan yang komprehensif, termasuk pemetaan, pengamatan,
patroli, dan pengambilan sampel.
sumber: FAJAR➚

Post a Comment for "Tiongkok Bangun Kapal Induk Nirawak, Diklaim Pertama di Dunia"