Keluarga mendiang Brigadir J, Roslin Simanjuntak menduga Kuat Ma'ruf paling
agresif menginginkan kematian keponakannya.
Roslin pun mengaku heran alasan apa yang membuat Kuat Maruf menginginkan
Brigadir J dibunuh.
"Kami lihat selama rekonstruksi, dari berita, kok Kuat Ma'ruf ini seakan-akan
menginginkan kematian almarhum. Dia lebih agresif untuk melakukan hal-hal agar
bagaimana almarhum ini dibunuh, dieksekusi oleh mereka," ujar Roslin, seperti
dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.
Sementara itu, pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak
mengatakan bahwa Kuat Maruf sudah mengabdi pada Ferdy Sambo selama 10 tahun.
"Kuat ini orang paling senior. Dia informasinya sudah bekerja kurang lebih
selama 10 tahun di rumah Ferdy Sambo, bahkan mulai dari sebelum rumah Saguling
dibangun. Posisinya sebagai sopir dari PC," jelas Kamaruddin.
Menurut Kamaruddin, di antara mereka terdapat rasa saling cemburu disayangi
majikan.
"Di antara para sopir dan ajudan ini ada saling cemburu-cemburuan, karena
menyangkut kepercayaan dari si majikan," tutur Kamaruddin.
"Daden adalah anak emas dari Ferdy Sambo, sedangkan Yosua ini sempat disayang
pula oleh ibu Putri. Jadi Daden untuk Ferdy Sambo, Yosua kesayangan dari Ibu,
makanya sering diberikan hadiah-hadiah, diberi (ucapan) ulang tahun dengan
caption romantis," sambungnya.
Sehingga, menurut dia, Kuat Maruf cemburu dengan kedekatan para ajudan dengan
Ferdy Sambo.
"Ada dugaan begitu. Nah kemudian Kuat ini yang mempengaruhi pola pikir dari
Putri Candrawathi, mendorong Putri Candrawathi melaporkan hal yang
enggak-enggak kepada suaminya, Ferdy Sambo," pungkasnya.
Sebelumnya, ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak melontarkan pernyataan yang
menyinggung terdakwa Kuat Maruf soal hubungannya dengan istri Ferdy Sambo,
Putri Candrawathi.
Hal ini disampaikan Rosti di hadapan Kuat Ma'ruf terdakwa pembunuhan berencana
putranya.
Rosti hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan yang
digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (3/11/2022).
"Kuat Ma'ruf, skenario yang sangat hebat. Sangat luar biasa saya lihat di
dalam kasus ini. Kalian mengetahui semua. Bahkan menginginkan daripada
kematian anakku. Jadi kamu dan atasan kamu FS dan PC sangat-sangat luar biasa
skenariomu," ujar Rosti Simanjuntak.
Rosti mengaku heran dengan Kuat Maruf yang bisa memerintahkan majikannya,
Putri Candrawathi.
"Ada apa kamu sama si Putri itu Kuat Ma'auf? siapanya si Putri kamu? Sampai
kamu mendesak mengatur si Putri. Saya orang kecil saja tidak boleh di rumah
mengatur. Apalagi kepada istri yang bukan istri kita," ujar dia.
"Bersama-sama kalian segerombolan, kejahatan apa yang tersembunyi?"
pungkasnya.
source: wartaekonomi➚

Post a Comment for "Kuat Maruf Agresif Ingin Bunuh Brigadir J Diduga Karena Cemburu: Yoshua Kesayangan dari Ibu"