Anies Baswedan
telah menyatakan secara terbuka kesediaannya dicalonkan sebagai Calon Presiden
2024 jika ada parpol yang mengusung.
Pernyataan ini menghapus rasa galau relawan yang selama beberapa pekan
terakhir dibombardir dengan kampanye "Anies Tak Nyapres Jika Prabowo Nyapres".
Menyambut pernyataan tersebut sekaligus menyambut akhir masa bakti Anies
Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, 17 Simpul Relawan yang bergabung dalam
Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) berkumpul di Jakarta untuk
melakukan Konsolidasi Nasional mempersiapkan langkah strategis dalam
menyiapkan panggung bagi Anies pasca Gubernur DKI dan menguatkan jejaring di
seluruh Indonesia.
Sebanyak 17 simpul Relawan yang bergabung dalam Konfederasi Nasional Relawan
Anies (KoReAn) adalah :
- Jaringan Nasional Milenial Anies (Jarnas Mileanies)
- Relawan Anies Baswedan Bagian Timur Indonesia (Relabatin),
- Relawan Sumatera Utara Persatuan Pengamal Tarekat Islam (Relasumut PPTI),
- Forum Masyarakat Rantau Sahabat Anies (FORMARASA)
- Ajatappareng Militan Anies (AMANA)
- Relawan Anies Alumni Universitas Hasanuddin (RELAUNHAS)
- Relawan Borneo Bersama Anies (ReBoBA)
- Relawan Sumut Aceh Militan Anies (RELASAMAN)
- Relawan Anies Kepulauan Maluku (RELAKAMU)
- Relawan Anies Baswedan Taiwan (RELATA)
- Relawan Petani Anies (RELATANI)
- Relawan Pengusaha Anies (RELAPENA)
- Sulawesi Relawan Anies (SUARA)
- Relawan Anies Sumatera (RAS)
- Relawan Perempuan Anies (RELAS)
- Relawan Tenaga Kesehatan Anies (RELANAKES)
- Relawan Anies Nusantara (RELANUSA)
Konsolidasi Nasional Konfederasi Nasional Relawan Anies diselenggarakan di
Hotel Sofyan Menteng Jakarta Pusat, Sabtu 24 September 2022.
Setiap simpul relawan dibatasi maksimal tiga orang namun karena semangat yang
begitu tinggi, beberapa simpul relawan melebihi batas maksimal tiga peserta.
Selain menyediakan panggung bagi Anies Baswedan setelah "pensiun" dari
jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta, seluruh simpul relawan yang berada
dalam koordinasi KoReAn berkomitmen akan memberikan efek ekor jas atau
cocktail effeck kepada partai politik apapun yang mencalonkan Anies Rasyid
Baswedan.
"Kampanye siapapun wakilnya, apapun parpolnya yang penting Anies Capresnya
akan terus digaungkan demikian pula kampanye bahwa Relawan Anies hanya akan
memilih caleg dari parpol pengusung Anies terus digelorakan," tutur Muhammad
Ramli Rahim, Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) lewat
keterangan tertulisnya, Senin (26/9/2022).
Tak bisa dipungkiri, efek ekor jas ini sudah terbukti efektif dalam kontestasi
politik Indonesia.
Ramli menyebut, betapa besar pengaruh figur SBY terhadap partai Demokrat di
tahun 2004 dan 2009 serta pengaruh dampak elektoral Joko Widodo terhadap PDIP
di tahun 2014 dan 2019.
Keduanya bukan hanya berpengaruh besar tapi juga mampu membuat partai
pengusung utamanya meraih kemenangan dengan jumlah anggota DPR RI terbanyak.
Militansi Relawan yang tergabung dalam KoReAn ini tak perlu diragukan, mereka
datang dan berkumpul di Jakarta tanpa dibiayai, mereka menempuh perjalanan
darat dan udara dengan biaya sendiri.
"Rasanya tak ada satupun tokoh saat ini yang punya kans bertarung dalam
pilpres 20024 yang memiliki relawan militan tanpa diongkosi oleh tokoh
tersebut atau cukong penyandang dana tokoh tersebut," ungkapnya.
"Jangankan paket sembako atau souvernir atau diberikan uang transport apalagi
uang saku, datang ke Jakarta pun mereka dengan biaya sendiri," lanjut Ramli.
Militansi Relawan ini yang menjadi kekuatan tak terhitung dari Anies Baswedan
menuju pilpres 2024. Partai Politik pengusung Anies tentu saja akan sangat
diuntungkan oleh militansi Relawan ini.
Apalagi Anies bukanlah kader Parpol sehingga suara pendukung Anies tidak tarik
menarik dengan parpol.
Berbeda dengan kader parpol jika dicalonkan partai lain, maka efek elektoral
akan lebih banyak tertarik ke partai tempat tokoh tersebut berasal.
"Itu sudah terbukti kepada partai Demokrat bersama SBY dan PDIP Perjuangan
bersama Joko Widodo, partai yang paling diuntungkan adalah partai dimana sang
calon bernaung. Sehingga partai B dan C jangan pernah bermimpi mengalahkan
partai A ketika partai partai B dan C mencalonkan kader partai A," tegas
Ramli.
Di sisi lain, terpantau dari media sosial Twitter, Anies RI 1 terus menggema
hingga bercokol di rengking satu trending topic Twitter.
Mereka para sukarelawan berkomitmen dan bekerja keras mendorong Anies jadi
presiden.
"Bismillah pak Anies RI 1," cuit @marlina***.
source:
FAJAR➚

Post a Comment for "Anies RI 1 Menggema, Relawan Kumpul di Jakarta Klaim Pakai Biaya Sendiri"