Fakta-fakta kontes kecantikan transgender yang membuat publik geger.
Kontes kecantikan transgender di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat ini ternyata tidak berizin.
Lantas apa sanksi yang akan dijatuhi atas adanya kontes kecantikan transgender ini?
Berikut fakta-faktanya terkait kontes kecantikan transgender dilansir Kilat.com dari Antara.
1. Viral
Video ajang kecantikan transgender ini viral di media sosial.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @terang_media.
Para peserta datang mewakili berbagai daerah di Indonesia.
"Seorang peserta bertubuh gempal, mengenakan selempang bertuliskan Aceh dinobatkan sebagai pemenang. Dalam video itu terlihat juga pihak penyelenggara kemudian (memberikan) mahkota kepada pemenang disusul riuh penonton dan rasa haru oleh si pemenang," tulis caption akun tersebut.
2. Tidak Berizin
Kontes kecantikan sesama jenis diketahui diadakan di sebuah hotel yang berlokasi di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Adapun acara tersebut tidak mengantongi izin.
"Terkait acara kontes tersebut, pihak penyelenggara tidak memiliki izin apapun," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Kasus ini masih terus didalami pihak kepolisian.
"Akan dilakukan pemeriksaan dan pendalaman bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta," ujar Susatyo.
3. Penyelenggara Dipanggil Polisi
Pihak penyelenggara serta manajemen hotel akan dipanggil oleh polisi.
"Nanti akan didalami, diawali dari penanggung jawab lokasi, penanggung jawab acara, hingga beberapa pihak yang diperlukan untuk dimintai klarifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Meski demikian, belum dapat dipastikan kapan pihak terkait akan dipanggil.
Hanya saja Ade menerangkan bahwa tujuan pemanggilan itu guna mengklarifikasi adanya kontes kecantikan transgender yang dilakukan tanpa izin.
4. Sanksi yang Bakal Dijatuhkan
Terkait sanksi, Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama pihak Kepolisian masih membahasnya.
"Ini sudah dilakukan penyelidikan di Polres Metro Jakarta Pusat dan InsyaAllah hari ini kita satukan persepsi dengan jajaran pariwisata, Satpol PP dan Polres Jakpus supaya hal-hal semacam ini tidak terulang lagi," kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu.
Pihak penyelenggara kontes, ujar Dhany tidak mengantongi izin kegiatan.
Kemudian kontes itu viral dan berujung penyelidikan pihak kepolisian.
"Sehingga baru ramai setelah di media sosial, kemudian ditelusuri oleh Polres, pas ditelusuri memang tidak ada unsur kriminalnya.
Kemudian kita lihat dari sisi perizinan, makanya siang nanti dibahas," ujar Dhany.
Sanksi apa yang akan diberikan masih dibahas.
"Sanksi ini lagi dibahas untuk menentukan apakah ada indikasi istilahnya pelanggaran terkait masalah perizinan atau lainnya.
Jadi kita coba konsolidasikan dari berbagai unit kerja," katanya. (*)
Sumber: kilat
Foto: Fakta kontes kecantikan transgender di Sawah Besar, Jakarta Pusat yang viral di media sosial. (IG: @terang_media)

Post a Comment for "4 Fakta Kontes Kecantikan Transgender di Jakarta Pusat, Sanksi hingga Sosok yang Dipanggil Polisi"