Ikuti kami di

Polisi Mendadak Ralat Dalang Pembunuhan Vina dan Eki yang Semula 11 Jadi 9 Tersangka dan 3 DPO Jadi 1 DPO, Mana yang Benar?



BelumAdaJudul.com || Polda Jawa Barat menggelar konferensi pers kasus penangkapan satu daftar pencarian orang yang diduga menjadi otak pembunuhan Vina dan Eki sejak 2016 yakni Pegi alias Perong alias Robi.

Setelah ramai diinformasikan bahwa masih ada 3 DPO dalam kasus ini, polisi tiba-tiba mengatakan total DPO dalam kasus ini hanya satu orang.

"Perlu saya tegaskan, tersangka semua bukan sebelas, tapi sembilan, sehingga DPO hanya satu," kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan dalam konferensi pers di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Mei 2024.

Menurut Surawan, dpp yang buron dalam kasus ini hanya ada satu, yakni Pegi alias Perong. Sehingga, satu yang sudah ditangkap itu hanya Pegi Setiawan yang diamankan Selasa 22 Mei 2024 di Wilayah Kopo, Kabupaten Bandung.

Sementara delapan tersangka lainnya sudah diadili dan menjalani hukuman penjara.

"Kami meyakinkan bahwa lima keterangan berbeda dari tersangka itu ada yang menerangkan lima, ada yang menerangkan satu, kami lakukan penyelidikan lebih mendalam," ujarnya.

Tak hanya itu, Polisi menegaskan akan menuntaskan kasus ini. Polisi mengatakan akan melakukan penanganan kasus secara profesional.

"Kami dari Polda Jabar meyakinkan bahwa Polri akan terus melakukan penuntasan perkara ini secara profesional, bekerja secara prosedur, dan menggunakan metode ilmiah atau scientific crime investigation," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abast.

Sebagaimana diketahui, Polda Jawa Barat merilis kasus pembunuhan Vina dan Eki Cirebon hari ini. Rilis tersebut digelar untuk menjawab teka-teki kasus yang masih menjadi polemik sejak 8 tahun silam

Wajah Pegi Setiawan alias Perong, tersangka yang buron selama 8 tahun dihadirkan penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat. Meski telah berstatus tersangka dan polisi mengklaim memiliki bukti yang cukup, Pegi alias Perong membantah tuduhan yang dialamatkannya bahwa ia otak pembunuhan Vina 2016 lalu.

Saat siaran langsung konferensi pers di Polda Jawa Barat, Pegi terlihat beberapa kali menggelengkan kepalanya saat polisi menyebut peran Pegi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham menyebut Peong berperan mengeksekusi Rizki dan Vina. Pegi yang berdiri dengan kawalan dan rangkulan penyidik dengan lantang membantah pernyataan tersebut.

"Bohong," tutur gerakan gestur bibir Pegi saat dihadirkan dalam konferensi pers polisi di Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Bandung, Minggu 26 Mei 2024.

Bahkan, sesi konferensi pers itu berlangsung tanpa sesi doorstop awak media. Seusai konferensi pers yang berlangsung kurang lebih 40 menit, polisi langsung memboyong Pegi untuk kembali masuk ke rutan tanpa memberi kesempatan untuk ikut berbicara.

Saat dicecar awak media, Pegi mengaku seluruh tuduhan yang dilayangkan kepadanya bohong.

"Saya ingin bicara," kata Pegi.

"Saya difitnah. Saya siap mati, saya tidak melakukannya," kata Pegi sebagaimana dilansir dari video yang beredar.

Melihat gestur Pegi yang terus membantah, kepolisian langsung mengamankan Pegi. Namun, ia tetap bersikukuh meneruskan pembicaraan.

Pegi bahkan menegaskan jika dirinya tak melakukan pembunuhan keji itu. Ia mengaku rela mati jika memang benar melakukan pembunuhan tersebut.

"Saya tidak pernah melakukan pembunuhan itu, saya rela mati," kata Pegi.

Sumber:
disway➚disway➚

Post a Comment for "Polisi Mendadak Ralat Dalang Pembunuhan Vina dan Eki yang Semula 11 Jadi 9 Tersangka dan 3 DPO Jadi 1 DPO, Mana yang Benar?"

𝐒𝐔𝐏𝐏𝐎𝐑𝐓 & 𝗜𝗞𝗨𝗧𝗜 𝗖𝗛𝗔𝗡𝗘𝗟 𝗞𝗔𝗠𝗜 :

Ikuti Telegram belumadajudul.com   Ikuti Whatsapp belumadajudul.com  

𝐒𝐔𝐏𝐏𝐎𝐑𝐓 & 𝗜𝗞𝗨𝗧𝗜 𝗖𝗛𝗔𝗡𝗘𝗟 𝗞𝗔𝗠𝗜 :

Ikuti Telegram belumadajudul.com   Ikuti Whatsapp belumadajudul.com