Ikuti kami di

Yakin Menang Pemilu, Trump Klaim Demokrasi di AS Berakhir jika Dirinya Kalah

Yakin Menang Pemilu, Trump Klaim Demokrasi di AS Berakhir jika Dirinya Kalah

BelumAdaJudul.com || Bakal capres Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah bersiap menghadapi kontestasi untuk kembali memimpin negeri Paman Sam. Ia begitu yakin dirinya akan menang, sampai-sampai menyebut jika dirinya kalah lagi seperti pemilu sebelumnya, berarti pertanda demokrasi di AS sudah berakhir.

Dia melontarkan klaim tersebut setelah mengulangi pernyataannya yang tidak berdasar bahwa kekalahannya dalam pemilu tahun 2020 dari Presiden Partai Demokrat Joe Biden adalah akibat dari kecurangan pemilu.

"Jika kita tidak memenangkan pemilu kali ini, saya rasa tidak akan ada pemilu lagi di negara ini," kata Trump, sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (17/3/2024).

Trump memenangkan cukup banyak delegasi untuk secara matematis meraih nominasi Partai Republik. Pertarungan ulang Pemilu AS dengan Biden kemungkinan akan berlangsung sangat dekat.

Presiden AS ke-45 ini semakin sering menggunakan retorika distopia atau khayalan tentang hal sangat buruk dalam pidato kampanyenya mengenai keadaan negaranya. "Jika saya tidak terpilih, ini akan menjadi pertumpahan darah bagi seluruh negeri," ucap Trump.

Ia juga mengajak warga kulit hitam dan Hispanik untuk mendukungnya. Trump telah mempersempit kesenjangan dengan Biden dalam jajak pendapat dengan pemilih non-kulit putih, yang merupakan bagian inti dari koalisi kemenangan Biden ketika dia mengalahkan Trump pada tahun 2020.

"Tidak ada yang lebih dirugikan oleh invasi migran Joe Biden selain komunitas besar Afrika-Amerika dan Hispanik," tutur Trump tanpa menyertai bukti-bukti yang kuat.

Sumber:

inilah➚

Post a Comment for "Yakin Menang Pemilu, Trump Klaim Demokrasi di AS Berakhir jika Dirinya Kalah"

𝐒𝐔𝐏𝐏𝐎𝐑𝐓 & 𝗜𝗞𝗨𝗧𝗜 𝗖𝗛𝗔𝗡𝗘𝗟 𝗞𝗔𝗠𝗜 :

Ikuti Telegram belumadajudul.com   Ikuti Whatsapp belumadajudul.com  

𝐒𝐔𝐏𝐏𝐎𝐑𝐓 & 𝗜𝗞𝗨𝗧𝗜 𝗖𝗛𝗔𝗡𝗘𝗟 𝗞𝗔𝗠𝗜 :

Ikuti Telegram belumadajudul.com   Ikuti Whatsapp belumadajudul.com