Walikota Medan Bobby Nasution akhirnya mengakui bahwa Medan Zoo telah gagal dalam membiakkan harimau.
Dalam beberapa tahun terakhir, lembaga konservasi itu gagal membiakkan harimau Sumatera maupun Benggala.
Menurutnya, terakhir kali dua ekor bayi harimau lahir, yakni pada 12 Juli 2018.
Keduanya merupakan harimau Benggala yang diberi nama Wesa (betina) dan Avatar (jantan).
“Medan Zoo itu gagal dalam breeding (pembiakan)," ungkap Bobby dikutip Kilat.com dari Instagram @freak0ut___ pada Minggu, 18 Februari 2024.
"Harimau itu mati, tapi enggak ada penerus. Kita lihat jumlah breeding yang ada di Medan Zoo,” tambahnya.
Pria kelahiran 5 Juli 1991 itu juga menegaskan bahwa bukannya harimau tidak boleh mati, karena setiap makhluk hidup pasti akan mati.
Namun yang menjadi inti persoalan adalah harimau-harimau tersebut mati tanpa sempat memiliki penerus.
Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, sebanyak lima ekor harimau tewas di Medan Zoo.
Diantaranya tiga ekor harimau Sumatera dan dua ekor harimau Benggala.
Pada 3 November 2023, harimau Sumatera bernama Erha mati. Sebulan kemudian disusul oleh Nurhaliza yang mati pada 31 Desember 2023.
Terbaru, harimau Sumatera berusia 13 tahun bernama Bintang Sorik mati pada Selasa, 13 Februari 2024.
Sementara due ekor harimau Benggala bernama Avatar mati pada 3 Desember 2023 dan Wesa pada 22 Januari 2024.
Menantu Presiden Joko Widodo itu mengatakan bahwa kematian beruntun satwa-satwa liar tersebut disebabkan oleh faktor usia.
Menurutnya, cara menyelesaikan masalah di Medan Zoo harus dilakukan secara komprehensif. (*)
Sumber: kilat
Foto: Bobby Nasution angkat bicara soal kematian Harimau. ( Instagram @bobby_nst dan @medanviralinfo)

Post a Comment for "5 Ekor Harimau Mati, Bobby Nasution Akhirnya Akui Kegagalan Medan Zoo dalam Pembiakan"