BelumAdaJudul.com - Anggota
Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Fahmy Alaydroes, menilai bahwa kebijakan
Gubernur NTT yang mewajibkan siswa/i SMA/SMK mulai masuk sekolah sejak pukul 5
pagi patut dipertimbangkan kembali.
"Maksudnya baik, mendidik siswa/i agar terbiasa disiplin, memanfaatkan waktu
sejak dinihari. Namun, kebijakan itu menjadi tidak bijak bila kemudian
memberatkan, merepotkan, dan membuat gaduh banyak pihak, terutama pihak
orangtua," ujar Anggota DPR RI dari Dapil Kabupaten Bogor tersebut kepada
wartawan di Jakarta, Rabu (1/03).
Apalagi, imbuh Fahmy, kebijakan tersebut berpotensi mengganggu kesempatan
siswa/i untuk menunaikan shalat subuh di masjid, jika ada murid yang beragama
Islam.
"Hal ini pasti akan memicu kontroversi di tengah masyarakat,” jelasnya lagi.
Lebih lanjut, Fahmy menilai, proses pendisiplinan pelajar dan peningkatan mutu
bisa dilakukan dengan berbagai cara. Hal yang paling utama adalah pemenuhan
standar mutu pendidikan, bukan justru dengan membuat kebijakan yang
mengada-ada.
"Terasa aneh dan tidak nyambung ketika ketertinggalan mutu pendidikan yang
penyebabnya adalah merosotnya capaian standar mutu, tetapi yang disalahkan
justru jam masuk sekolah,” pungkasnya.
Sumber :
Tag :
#PKS
#NTT
#DPR

Post a Comment for "PKS Minta Kebijakan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di NTT Dipertimbangkan Ulang"