BelumAdaJudul.com - Pernyataan mengejutkan yang diungkapkan Menteri
Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengenai adanya
transaksi janggal sebesar Rp 300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan
(Kemenkeu) harus dibongkar tuntas. Sebab, duit ratusan triliun itu berasal
dari pajak rakyat.
“Bongkar! Kasihan rakyat,” tegas Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada Kantor
Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (9/3).
Anggota DPR RI itu meyakini, pernyataan Mahfud MD tersebut bukan isapan jempol
belaka. Menurutnya, Menko Polhukam pasti memiliki data dan fakta yang serius
mengenai temuan tersebut.
“Pernyataan seorang Menko pasti punya data valid dan berkualitas,” kata
Mardani.
Atas dasar itu, Mardani meminta aparat penegak hukum dan kementerian terkait
menindaklanjuti temuan tersebut dan menguatnya sampai tuntas.
“Penegak hukum dan kementerian terkait harus transparan mengusutnya. Rakyat
menunggu!” pungkasnya.
Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap temuan transaksi mencurigakan senilai Rp
300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan.
Mahfud menyebut transaksi janggal ini berbeda dengan transaksi dari rekening
pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo beserta keluarganya
sebesar Rp 500 miliar.
"Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi, terbaru malah ada pergerakan
mencurigakan sebesar Rp300 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan, yang
sebagian besar ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai," kata Mahfud di
Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, pada Rabu kemarin (8/3).
Sumber :
Tag :

Post a Comment for "Mahfud MD Endus Transaksi Janggal Rp 300 Triliun di Kemenkeu, PKS: Bongkar, Kasihan Rakyat"