BelumAdaJudul.com - Jumlah korban tewas akibat kembalinya badai tropis Freddy
di Malawi, dilaporkan meningkat dari 90 menjadi 190 orang pada Selasa (14/3).
Hal itu disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Malawi yang juga
mengungkap korban terluka mencapai 584 orang, sementara 37 lainnya dinyatakan
hilang.
Akibat terlalu banyak korban, pihak rumah sakit rujukan utama di kota Blantyre
mengaku sangat kewalahan.
Mereka mengimbau keluarga yang berduka mengumpulkan jenazah untuk dimakamkan
karena kamar mayat rumah sakit sudah penuh.
Korban tewas diperkirakan akan meningkat karena beberapa daerah terputus
aksesnya, setelah hujan tanpa henti dan angin kencang.
Menurut laporan BBC, warga miskin yang tinggal di pemukiman padat penduduk
dengan rumah berbahan bata dan lumpur sangat terpukul oleh badai tersebut.
"Beberapa dari rumah-rumah ini telah runtuh ke dalam air banjir, sementara
yang lain telah tersapu seluruhnya," bunyi laporan tersebut.
Runtuhnya jalan dan jembatan telah menghambat operasi penyelamatan, sementara
helikopter juga tidak dapat digunakan karena hujan lebat dan angin kencang.
Sekitar 2000 warga memilih untuk mengungsi, terlebih perusahaan listrik
nasional mengatakan tidak dapat menjalankan pembangkit listrik tenaga airnya
karena telah dipenuhi puing-puing.
Menurut Organisasi Meteorologi Dunia, Freddy adalah siklon tropis terkuat
dengan durasi yang cukup lama.
Freddy bergerak melalui Afrika selatan ke Malawi sejak akhir pekan lalu. Itu
merupakan gelombang kedatangan kedua, setelah topan pertama terjadi akhir
Februari.
Sumber :
Tag :

Post a Comment for "Korban Tewas Akibat Topan Freddy di Malawi Naik Jadi 190 Orang"