BELUMADAJUDUL.COM - Akademisi Ade Armando menyoroti Anies Baswedan yang
dianggap menjelekkan negaranya di acara diskusi panel lembaga ISEAS Yusof
Ishak Regional Outlook Forum 2023 di Singapura pada Selasa (10/1).
Diketahui, Anies dianggap mengkhianati Indonesia lantaran mengkritik proyek
pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur.
Menanggapi hal itu, Ade Armando mengaku tak sepakat Anies disebut pengkhianat.
"Apa yang dilakukan Anies rasanya belum masuk kategori menghianati Indonesia
dia sekedar ingin jadi presiden dan untuk itu dia harus terus bermain
kata-kata," ujar Ade Armando dikutip dalam kanal Youtube COKRO TV, pada Selasa
24 Januari 2023.
"Ayo gunakan akal sehat karena hanya kalau kita gunakan akal sehat negara ini
akan selamat," pungkasnya.
Sebelumnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung proyek
pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur yang minim peran serta
atau keterlibatan dan partisipasi publik.
Menurut dia, proses itu sebagai ironi demokrasi karena memperlihatkan tanda
bahwa demokrasi tidak dipraktikkan secara utuh.
Hal ini disampaikan Anies dalam presentasinya di acara diskusi panel lembaga
ISEAS Yusof Ishak – Regional Outlook Forum 2023 di Singapura, Selasa
(10/1/2023).
Dalam acara itu, hadir pula Yenny Wahid mewakili The Wahid Institute yang
berbicara soal peranan gerakan civil society dalam demokasi di Indonesia.
Pernyataan ini menyambung presentasi dari Yenny Wahid yang memaparkan soal
indikasi menurunnya kualitas demokrasi di Indonesia, yang sinyalnya muncul
dari melemahnya peran serta atau partisipasi publik dalam setiap proses
pembuatan keputusan atau kebijakan publik oleh pemegang kekuasaan.
"Contohnya, pembentukan ibu kota baru di Kalimantan. Sangat minim proses
politik dan juga sangat minim keterlibatan atau partisipasi publiknya," kata
Anies di Singapura sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis
(12/1/2023).
Kendati begitu, kata dia, Indonesia beruntung memiliki gerakan civil society
yang giat dan bersemangat. Selain itu, Anies menyebut aktivitas pers dan
warganet di ranah media sosial turut mengawasi setiap proses penyelenggaraan
pemerintahan.
"Saya tekankan, beruntung kita ada gerakan civil society yang giat dan
bersemangat. Begitu pula kebebasan berekspresi dari pers dan juga warganet
yang sangat aktif di media sosial sebagai penjaga demokrasi kita," jelasnya.
sumber: FAJAR➚

Post a Comment for "Tak Setuju Anies Dicap Pengkhianat Usai Kritik Pemindahan IKN, Ade Armando: Ayo Gunakan Akal Sehat"