Polisi memberi penjelasan soal video viral di media sosial adanya warga
Cianjur menghadang ambulans dan mobil bantuan korban gempa di Cugenang
Rancagoong, Rabu (23/11).
Polisi bertindak cepat terkait video pengadangan oleh oknum warga di Cugenang
Rancagoong tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo membenarkan adanya kejadian
tersebut.
“Benar, tadi diamankan 3 orang dan diperiksa terkait tindakannya,” jelas Kabid
Humas Polda Jabar , Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu 23 November 2022.
Kabid Humas menambahkan, bahwa tiga orang warga ini memang warga yang
terdampak gempa Cianjur di Cugenang.
“Jadi nyatanya memang mereka termasuk warga yg terdampak, mereka akhirnya
menyadari kekeliruannya. Setelah diperiksa dan diklarifikasi ketiga warga
tersebut dikembalikan, ” jelasnya.
Selain dikembalikan, mereka juga dibekali bantuan berupa kebutuhan
pengungsian.
“Kebutuhan mereka sebagai pengungsi kita penuhi, ” jelas Kabid Humas.
Ulah oknum warga Cianjur, yang melakukan penghadangan mobil bantuan bagi
korban gempa, viral di media sosial.
Informasi mengenai pengadangan itu diunggah oleh akun twitter @Kangjaill.
Dalam cuitannya, ia menayangkan dua video. Dalam rekaman singkat, tampak warga
mengadang mobil berisi bantuan.
“Kita dicegat ya..orang orang ini minta bantuan diturunin di sini. Sementara
kita mau ke ujung ..Orang orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa
terkecuali ambulan. Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang (Cugenang)
Rancagoong. Hati hati buat semua relawan..,” cuit dia.
Dalam cuitan lanjutan, rombongan mobil tersebut memilih mundur dan mencari
jalan atau rute menuju lokasi tujuan yang disebut masih kurang mendapatkan
bantuan.
“Kita lanjut kita cari jalan lain ya yang penting sampai lokasi yang kita tuju
Desa Sarampad Cigunang (Cugenang). Kaga boleh nyerah kita. Bawa amanah orang,”
tulisnya dalam video viral pengadangan mobil bantuan dan ambulans bagi korban
gempa Cianjur ini.
source: POJOKSATU➚

Post a Comment for "Warga Hadang Mobil Bantuan Gempa Cianjur, Polisi : 3 Warga Sempat Diamankan Kami Pulangkan"