Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga kekinian belum memecat atau
menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap tiga
jenderal bermasalah. Ketiga jenderal tersebut, yakni Irjen Napoleon Bonaparte,
Brigjen Prasetijo Utomo, dan Irjen Teddy Minahasa.
Pengamat kepolisan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS),
Bambang Rukminto menilai hal ini sebagai bentuk inkonsistensi Kapolri dalam
menindak anggotanya yang bermasalah. Padahal, jika Kapolri ingin mengembalikan
citra Polri, menurutnya sudah semestinya konsisten menegakan aturan.
"Bila ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat, ya harus konsisten.
Konsistensi menjadi salah satu problem penegakan aturan di internal Polri,"
kata Bambang kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Di sisi lain, Bambang berpendapat sikap Kapolri yang tidak konsisten itu akan
menimbulkan anggapan bahwa pernyataan terkait penegakan hukum terhadap anggota
yang bermasalah hanyalah sebuah pencitraan belaka.
"Penegakan aturan tanpa ada konsistensi, itu hanya akan dilihat sebagai sebuah
pencitraan saja yang juga menjauh dari keadilan, baik keadilan untuk
masyarakat maupun bagi personel di internal," katanya.
Napoleon, mantan Kadiv Hubinter Polri, dan Prasetijo mantan Kepala Biro Korwas
PPNS Bareskrim Polri merupakan terpidana kasus korupsi terkait penghapusan red
notice Djoko Tjandra. Namun, hingga kekinian keduanya masih berstatus anggota
Polri.
Sedangkan Teddy merupakan mantan Kapolda Sumatera Barat yang telah ditetapkan
tersangka terkait kasus peredaran sabu hasil pengungkapan kasus di Polres
Buktittinggi.
Kasus tersebut kekinian tengah ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda
Metro Jaya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat mengklaim telah memerintahkan
Kadiv Propam Polri Irjen Syahardiantono untuk memproses pemecatan Teddy.
"Saya minta agar Kadiv Propam segera melaksanakan pemeriksaan terkait etik
untuk kemudian bisa kita proses dengan ancaman hukuman PDTH," kata Listyo di
Gedung Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat
(14/10/2022) lalu.
source: SUARA➚

Post a Comment for "Tiga Jenderal Bermasalah Belum Dipecat, ISESS: Kapolri Tidak Konsisten"