Ratusan Masa dari DPD
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
Sumbar kembali menggelar aksi demo di Mapolda Sumbar untuk menuntut
Ade Armando
ditangkap usai dilaporkan atas kasus dugaan menghina orang minang.
Pada Juni 2020 lalu,
Ade Armando
dilaporkan ke Polda Sumbar, oleh Wendra Yunaldi sebagai Koordinator Kuasa
Hukum Badan Koordinasi Adat Nagari (Bakor KAN). Gara-garanya,
Ade Armando
dinilai menghina orang Minang dalam komentarnya di media sosial Facebook-nya.
Para pendemo membawa bendera DPD KNPI Sumbar dan spanduk yang berisi "Tangkap
Ade Armando, Kami tidak akan berhenti sebelum ditangkap" lalu ada juga spanduk yang
berisi "Tangkap Pemecah Belah Kesatuan", serta spanduk yang berisi "Polda
Sumbar Jangan Lelet Tangani Kasus
Ade Armando."
Sementara itu, Ketua OKK DPD KNPI Sumbar, Muhammad Fajri mengatakan kedatangan
mereka bertujuan menuntut Polda Sumbar segera mengusut tuntas kasus
Ade Armando
yang telah melecehkan masyarakat Minangkabau.
KNPI Sumbar juga mendesak agar Polda Sumbar transparan dalam menangani kasus
yang menjerat
Ade Armando.
“Kami hanya ingin tahu bagaimana perkembangannya saja, bagaimana
kelanjutannya. Jika ada proses yang berlangsung tolong disampaikan. Jadi kami
tahu bagaimana perkembangannya, kami hanya meminta Polda Sumbar transparan,”
ujarnya kepada wartawan di depan Mapolda Sumbar, Kamis (6/10).
Selain itu, pihaknya juga menuntut agar kasus tersebut segera diproses karena
ini menyangkut harga diri masyarakat Minangkabau.
“Walaupun sudah ada proses dan penanganan, tapi kami menuntut agar prosesnya
lebih dipercepat. Kami akan terus lakukan pengawalan, kami akan terus membela
harga diri kami sebagai masyarakat Minangkabau,” katanya lagi.
Beliau juga mengatakan Minggu lalu telah datang ke Mapolda dengan aksi damai,
untuk menuntut hal yang sama dan saat itu katanya pihak dari Polda telah
mengatakan akan memproses namun sampai saat ini proses itu tidak kunjung
tampak. Ujar Fajri
Sementara itu, Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Sumbar Kompol Arie Sulistyo
Nugroho saat menemui para pendemo mengatakan yang bersangkutan (pelapor) tidak
pernah menemui rintangan untuk menghadapi perkembangan kasus tersebut.
Ia menyebut pihaknya hanya akan memberikan penjelasan secara langsung kepada
pelapor.
“Kasus terus berjalan, kita tidak pernah menghentikan kasusnya. Namun untuk
menjelaskan ke teman-teman KNPI kami tidak bisa, karena kewajiban kami adalah
kepada para pelapor,” katanya, Kamis (6/10).
Dia juga mengatakan besok akan mengirimkan undangan klarifikasi kepada
terlapor (Ade Armando).
“Pada tuntutan rekan-rekan pertama kali, kami sudah sampaikan ke pusat. Kami
besok berencana mengirimkan undangan klarifikasi ke terlapor,” kata Arie.
Dalam kesempatan itu, Arie juga mengatakan pelapor selama ini tidak pernah
menemui pihaknya untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.
Meskipun sempat diguyur gerimis, aksi tetap berlangsung kondusif dan berakhir
dengan damai. Namun para pendemo meminjam akan kembali datang untuk mengikuti
perkembangan kasus.
source:
RMOL➚

Post a Comment for "Geruduk Mapolda Sumbar, KNPI Desak Ade Armando Segera Ditangkap"