Pengamat politik, sekaligus seorang intelektual,
Rocky Gerung
menyampaikan komentar soal Komisi Pemilihan Umum atau KPU.
Menurutnya, anggota KPU seharusnya tidak ditentukan atau dipilih secara
tertutup, karena dapat berpotensi adanya pengendalian partai politik terhadap
KPU.
“Selama ini KPU itu cuma lapor aja nih, ‘kita sudah bikin sekian kotak kardus,
sekian kunci gembok sudah disiapkan’,” ujar Rocky Gerung dalam video yang
diunggah channel youtube
Rocky Gerung Official, pada Kamis, 17 Februari 2022, dengan judul ‘Jangan Salahkan Lagi Menaker,
Aturan JHT Sudah Disetujui Jokowi’.
“Akhirnya orang menganggap ini KPU ngapain?, itu hal yang bisa dilakukan juga
oleh anak STM kan? kalau cuma nyari-nyari hal teknis itu, dan lebih pinter
anak STM,” ujar Rocky Gerung melanjutkan.
Kemudian, Rocky Gerung menduga bahwa ada sesuatu di balik keputusan yang
diputuskan oleh DPR pada malam hari soal KPU.
“Jadi, sekali lagi, DPR menyembunyikan sebetulnya, sesuatu diputuskan malam
hari, kita gak tahu ini siapa orang-orang itu kan,” ujar Rocky Gerung
melanjutkan.
Selanjutnya, Rocky Gerung juga memberikan saran dan pendapat terkait efesiensi
dalam menentukan keputusan soal KPU. Dirinya juga berpendapat bahwa KPU akan
menjadi tawanan DPR atau partai politik.
“Kan yang lebih bagus sebetulnya anda survei aja, publik mau apa gitu, itu
lebih gampang,” ujar Rocky Gerung melanjutkan.
“Lalu diundi aja kan, supaya gak terlihat wah di sini favoritisme dari partai
itu, yang terjadi sekarang begitu, nanti KPU akan jadi tawanan DPR, artinya
tawanan partai politik,” ujar Rocky Gerung melanjutkan.
“Padahal mestinya (KPU) yang menawan partai politik supaya engga berceceran
kemana-mana, sekarang jadi tawanan partai politik!,” ujar Rocky Gerung
menandaskan.
source: TERKINI➚
Post a Comment for "Rocky Gerung: Mestinya KPU Menawan Partai Politik, Sekarang jadi Tawanan Partai Politik!"