BelumAdaJudul.com - Manager Timnas Indonesia U-22 Kombes Suradji menceritakan
detik-detik dirinya dipukuli ofisial Thailand di Final Sea Games 2023,
semalam.
Menurut Sumardji, saat itu dirinya berniat untuk melerai dan mencegah serangan
balasan yang dilakukan pemain cadangan dan ofisial Indonesia.
Namun saat dirinya mencoba menarik orang-orang yang terlibat, Sumardji justru
ditarik lalu dibanting oleh oficial Thailand.
Akibat insiden tersebut, Sumardji pun mengalami luka dan berdarah di bagian
bibirnya.
Manager Timnas U-22 itu dipukuli usai Irfan Jauhari mencetak gol bagi skuad
Garuda.
Saat itu menurut dia, para pemain menghampiri ofisial Thailand untuk melakukan
balasan.
"Karena ofisial semuanya lari, anak-anak juga lari ke sana, membalas ini
ceritanya membalas ini. Membalas yang pertama waktu 22," kata Sumardji
dilansir dari TV One, Rabu (17/5/2023).
Ia pun berusaha mencegah para pemain, namun malah mendapat pukulan dari arah
belakang.
"Begitu membalas ke sana saya sampaikan jangan jangan jangan, rupanya
tiba-tiba dari belakang saya dipukul sini saya," kata Kombes Sumardji sambo
menunjuk bibirnya.
Usai dipukul, Sumardji pun langsung tak berdaya.
"Begitu dipukul sudah tiba-tiba langsung jatuh saya," kata dia lagi.
Bagi Sumardji, insiden itu merupakan pengorbanan yang harus ia hadapi demi
kemenangan Timnas Indonesia.
"Ya tapi itu bagi saya sudahlah, tidak apa-apa. Namanya juga perjuangan,
memang membutuhkan pengorbanan," lanjut dia.
Bahkan menurut Sumardji, kemenangan Timnas bisa jadi karena adanya insiden
itu.
"Saya sudah sangat berterima kasih, mungkin kalau banch mereka tidak emosi
dengan saya, dengan tim yang lain, mungkin tidak seperti ini, mungkin ya,"
tutur dia.
Kombes Sumardji pun sangat bersyukur dengan kemenangan yang diraih setelah 32
tahun ini.
"Tapi saya kembali lagi, ini adalah berkat rahmat dari Yang Maha Kuasa
memberikan anugerah kepada kita setelah 32 tahun kita susah mendapatkan, hari
ini, malam ini kita dapat," tandasnya.
Sementara itu, Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri juga menyayangkan adanya
hal-hal yang dilakukan pemain dan ofisial Thailand.
"Kenapa kok ada selebrasi yang mendatangi bench kita, ini yang disayangkan.
Tapi itu sudah berakhir, tadi juga kita sudah saling memaafkan dan
berpelukan," kata Indra Sjafri.
Profil Sumardji
Kombes Sumardji merupakan pria kelahiran 12 Februari 1972.
Sumardji adalah seorang perwira menengah Polri yang sejak 23 Desember 2022
mengemban amanat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasum Polri.
Kombes Sumardji merupakan lulusan Secapa Polri tahun 2001 yang berpengalaman
dalam bidang lantas.
Jabatan terakhir Sumardji adalah sebagai Dirlantas Polda Bengkulu.
Riwayat Jabatan:
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya
Wadirpolairud Polda Metro Jaya
Kapolresta Sidoarjo[1] (2020)
Dirlantas Polda Bengkulu (2021)
Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasum Polri (2023)
3 Prestasi Sumardji
Sumardji tercatat sudah membawa tiga kemenangan bagi Timnas U-22, berikut
rinciannya:
1. Piala AFF 2019
Pada Piala AFF U-22 2019 yang digelar di Kamboja, Sumardji juga berhasil
membawa Garuda Muda keluar sebagai juara.
Kala itu Timnas Indonesia menang 1-0 atas Vietnam di semifinal dan
menumbangkan Thailand di final dengan skor 2-1.
2. Lolos Piala Asia U-20 2022
Di tahun 2022, Sumardji kembali mencatat prestasi dengan membawa Garuda Muda
yang berada di bawah kendali Shin Tae-yong keluar sebagai juara grup dengan
poin sempurna.
Saat itu Indonesia, yang menjadi tuan rumah, berada di Grup F bersama Vietnam,
Timor Leste, dan Hong Kong.
Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-20 yang dimainkan di Uzbekistan.
Hanya saja, Hokky Caraka dan kolega gagal lolos fase grup. Indonesia mendapat
empat poin dari dua laga yang dimainkan.
3. Juara Sea Games U-22 2023
Setelah sukses di Piala AFF U-22 2019, Sumardji dan Indra Sjafri kembali
meraih kemenangan di SEA Games 2023.
Perjalanan Indonesia di SEA Games 2023 dan Piala AFF U-22 2019 bisa dikatakan
hampir sama.
Bahkan pertandingan juga sama-sama digelar di Kamboja.
Indonesia menang lawan Vietnam di babak semifinal, lalu menggasak Thailand di
final.
Emas SEA Games 2023 menjadi torehan penting karena ini adalah emas pertama
sejak 1991.(*)
Sumber :
Tag :

Post a Comment for "Manager Timnas Indonesia Sumardji Dihajar Offisial Thailand, Ternyata Seorang Perwira Polisi"