BELUMADAJUDUL.COM - Penegakan hukum menjadi sektor pembangunan yang paling
lemah di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Pembangunan yang paling lemah masa pemerintahan Jokowi adalah sektor hukum.
Keadilan dan kepastian hukum seperti makin menjauh. Padahal ini adalah masalah
paling fundamental bagi sebuah negara," kata pakar hukum pidana, Yusril Ihza
Mahendra dikutip dari akun Twitternya, Senin (6/2).
Keadilan seharusnya menjadi hal yang paling diutamakan pemerintah dalam
mengurus negara. Sebab bila tidak, maka hukum rimba akan terjadi, yang lemah
akan makin tersingkir, sedangkan yang kuat akan menang.
"Ketidakadilan adalah masalah pertanahan. Ketika yang kuat selalu menang dan
yang lemah (rakyat kecil) selalu kalah, maka kekecewaan akan semakin
menjadi-jadi," tegasnya.
Ia lantas menyinggung soal keadilan di sektor industri. Keseimbangan dan
keadilan bagi pengusaha dan buruh mutlak ditegakkan dalam konsep dan aturan.
Bila tidak, maka ancaman protes akan terjadi di mana-mana.
"Ketika pemilik modal dan pengusahan selalu diuntungkan, dan hak-hak buruh
makin diabaikan, maka demo dan protes akan terjadi di mana-mana," tutupnya.
Sumber :

Post a Comment for "Yusril Sentil Jokowi: Pembangunan Paling Lemah adalah Sektor Hukum"