Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan optimistis pelemahan rupiah diawal pekan
ini tak akan menggangu harga pangan di dalam negeri. Terutama, pada
komoditas-komoditas impor seperti gandum dan kedelai.
"Memang kita sudah melewati harga naik, misalnya gandum, kedelai, itu kan
pesanan bulan Juli, Agustus datangnya sekarang, makanya harganya naik," kata
Mendag dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, (12/10/2022).
Zulhas mengatakan harga komoditas tersebut akan stabil. Hal ini mengingat
pemerintah melakukan pemesanannya pada saat harga dunia sedang turun.
"Tapi yang pesanan sekarang itu harganya sudah turun, sudah panen raya. Saya
kira harga akan stabil, tetapi kalau kedelai adapun harga yang tinggi itu kita
subsidi Rp1.000 per kilogram," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengaku optimis dengan
kinerja neraca perdagangan saat ini. Sehingga, dia merasa yakin dampak
pelemahan rupiah tak akan terlalu mengganggu. Apalagi, kinerja perdagangan
mengalami surplus.
"Surplus kita ini dalam kondisi yang angkanya cukup signifikan, di angka 34,89
miliar dolar AS, itu luar biasa, itu salah satu yang tertinggi dan saya yakin
ini akan melewati rekor yang tahun lalu," ujar Jerry.
Lebih lanjut, Jerry mengatakan masih ada waktu sekitar empat bulan lagi hingga
tutup tahun. Dengan asumsi neraca perdagangan surplus sebesar 2-3 miliar dolar
per bulan, maka target rekor itu bisa dicapai di penghujung tahun ini.
"Nah saya tahu bahwa kondisi global mulai dari pasokan pangan, energi, konflik
Ukraina dengan Rusia, dan lain-lain itu mungkin akan ada banyak dinamika dan
impact. Tetapi kami optimis sekali lagi kinerja perdagangan itu akan terus
naik," tuturnya.
Jerry mengatakan tingkat ekspor Indonesia akan terus mengalami kenaikan.
Karena itu, Jerry optimistis kondisi perdagangan di dalam negeri akan
baik-baik saja.
Meski begitu, Jerry tak merinci komoditas apa saja yang menjadi andalan di
saat ini. Berdasarkan catatan, komoditas energi seperti batu bara dan minyak
kelapa sawit (CPO) selalu menjadi andalan ekspor Indonesia.
"Kami optimis lah, di tengah banyak situasi global yang tidak pasti, tapi kita
harus optimis karena kita harus tunjukkan kinerja perdagangan itu membaik,"
katanya.
source:
POSKOTA➚

Post a Comment for "Mendag Yakin Pelemahan Rupiah Tak akan Ganggu Harga Pangan Dalam Negeri"