BelumAdaJudul.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, mengaku
pesimis kasus transaksi jangggal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) senilai Rp
349 triiliun yang diungkap Menko Polhukam Mahfud MD akan menemui titik akhir.
Fahri menduga, kasus yang sedang heboh saat ini bisa jadi dibiarkan begitu
saja tanpa ada penyelesaian akhir, karena adanya kultur bersengkongkol di
antara para pejabat untuk menghentikan kasus-kasus besar.
"Kadang-kadang di belakang itu ada yang mulai ngomong, mungkin juga bisa
sampai kepada pemimpin tertinggi. Pak, jangan diteruskan pak, ini orang bantu
kita," kata Fahri, Sabtu 1 April 2023.
Sehingga pembicaraan terkait hal ini, kata dia, akan dibatasi, karena apabila
diungkap akan banyak pihak yang terlibat. "Sehingga dibatasilah (masalahnya).
Jadi memang ada kultur bersekongkol yang luar biasa di negara kita ini,"
ujarnya.
Fahri mendukung upaya Mahfud MD untuk membongkar kasus transaksi janggal Rp
349 triliun di Kemenkeu sampai ke akar-akarnya, karena merugikan keuangan
negara mencapai ratusan triliun.
Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini menilai posisi Mahfud MD sebagai Menko
Polhukam dan Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan
Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sangat strategis dalam menyelesaikan
permasalahan di berbagai bidang.
"Tapi seberapa besar Pak Mahfud difungsikan dan dipercaya oleh Presiden, kita
nggak tahu. Karena kalau dia dipercaya, sebenarnya begitu dia sebagai Ketua
komite tahu ini ada masalah, kan sederhana, nggak perlu ribut lah," katanya.
Mahfud bisa langsung lapor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) apabila menduga
ada transaksi ilegal atau money laundry di Kemenkeu. Kemudian meminta petunjuk
untuk mengambil langkah hukum selanjutnya.
"Kalau sekarang terjadi perbedaan data yang diterima Pak Mahfud dan Sri
Mulyani (Menteri Keuangan), karena memang belum adanya kematangan dalam
menyusun temuan dugaan transaksi ilegal tersebut," katanya.
Menurutnya, pihak-pihak yang melaporkan temuan ini pun terjebak dalam sistem
persekongkolan. Sebab, dengan diungkap, mereka berharap masalah tersebut,
tidak akan terselesaikan.
"Kalau Anda bagian dari persekongkolan, pasti Anda nggak bisa selesaikan di
dalam. Atau juga kalau Anda bagian dari persekongkolan, Anda sekedar mengambil
untung saja dari ini semua, tapi intinya Anda tidak akan selesaikan," katanya.
Sumber :
Tag :

Post a Comment for "Fahri Hamzah Ungkap Persekongkolan di Kasus Rp 349 Triliun, Banyak Pihak Bisa Kena"