Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan melanjutkan
normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya penanggulangan banjir. Program
ini sebelumnya sempat disetop era Gubernur Anies Baswedan.
Menurut Heru Budi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan Rp 700
miliar untuk pembebasan lahan normalisasi Ciliwung yang masuk masuk dalam
Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD DKI Tahun Anggaran 2023.
"Normalisasi Kali Ciliwung kurang lebih sekitar Rp 700 miliar," singkatnya
usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa
(8/11).
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) itu menambahkan rencananya pemerintah
DKI bakal membebaskan lahan di empat kelurahan tahun depan. Aman tetapi Heru
tak mendetailkan lokasinya.
Namun Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Yusmada Faizal membocorkan
empat kelurahan tersebut dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI pekan
lalu.
Berikut rinciannya:
1. Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Kebutuhan
pembebasan lahan 0,8 hektare
2. Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Kebutuhan
pembebasan lahan 1,5 hektare
3. Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Lokasi persisnya
dari MT Haryono mengarah ke Kalibata. Kebutuhan pembebasan lahan 2,25 hektare
4. Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Kebutuhan
pembebasan lahan 1,95 hektare. Pembebasan lahan dari Jembatan Tong Tek
Jatinegara menuju Pintu Air Manggarai.
Adapun target pembebasan lahan normalisasi tahun depan sebanyak 6,45 hektare.
Yusmada menyebut normalisasi Kali Ciliwung dari arah Simatupang ke Manggarai
seharusnya mencapai 19 kilometer.
Namun, Pemprov DKI dan Kementerian PUPR telah menyepakati normalisasi Kali
Ciliwung di 7 kelurahan prioritas. Proses normalisasi akan dilanjutkan
bertahap yang dimulai di empat dari tujuh kelurahan prioritas pada 2023.
source:
RMOL➚

Post a Comment for "Anggarkan Rp 700 Miliar, Heru Bakal Lanjutkan Normalisasi Ciliwung"